KameraTips Dan Trik

Cara Membeli Kamera Digital Yang Bekas Biar Tidak Kecewa

Cara Membeli Kamera Digital Yang Bekas Biar Tidak Kecewa

Seperti yang telah kita lihat di era teknologi canggih ini, ada banyak orang yang sangat tergila-gila dengan media sosial, salah satunya adalah dengan memposting foto dan video kegiatan mereka sesering mungkin dengan kamera. Kita bisa melihat banyak temuan di beberapa tempat wisata. Pengguna media sosial membawa kamera dan peralatan kamera lengkapnya untuk menghasilkan foto atau kamera yang bagus. Kegiatan merekam biasa juga disebut vlog.

Cara Membeli Kamera Digital Yang Bekas

Aktivitas self-blogging saat ini sangat viral dan populer di berbagai kalangan, mulai dari selebriti remaja, dewasa, hingga usia lanjut. Jadi mulai sekarang omset penjualan kamera saat ini sangat tinggi mulai dari kamera saku hingga kamera DSLR polaroid yang harganya bisa membuat dompet tipis.

Karena banyaknya peminat kamera saat ini ada banyak juga penipuan jual beli kamera. Mulai dari item yang tidak cocok dengan yang ditarik, kamera tidak dalam kondisi ori dan ada banyak lagi contoh penyimpangan dalam membeli dan menjual kamera. cukup mahal sehingga rawan penipuan.

Apakah ada kamera murah?

Cara Membeli Kamera Digital Yang Bekas

Bagi Anda yang ingin membeli kamera, tetapi uang tidak memungkinkan Anda membeli yang baru, Anda dapat membeli kamera bekas. Kamera bekas adalah kamera yang digunakan atau dimiliki oleh orang lain sebelumnya. Tentu saja harga kamera bekas lebih murah daripada yang baru Anda beli.

Kiat dan trik berikut untuk membeli kamera bekas yang bagus dan menghindari penipuan:

 

  1. Cari informasi sebanyak mungkin

Hari ini kita tahu bahwa goggle semakin pintar, lebih canggih dan lebih lengkap. Mulai dari berita, gambar, tips dan trik hingga tutorial. Jangan biarkan kami tidak menggunakan Google dalam mencari informasi tentang kamera. Selain mencari di Google, Anda juga dapat mencari informasi melalui orang terdekat, pelanggan, majalah potografi, dan situs yang menyediakan informasi tentang kamera.

  1. Gunakan Sistem COD (Pengiriman Tunai)

Dengan menggunakan sistem COD ini kita dapat melihat dan memeriksa langsung barang yang telah kita beli. Pastikan barang yang kami beli sesuai dengan apa yang kami setujui dengan penjual. Periksa kelengkapan kamera. Jangan biarkan tidak ada baterai atau pengisi daya. beli kamera atau barang lain karena dengan COD ini Anda dapat menghindari penipuan.

  1. Periksa Fisik Kamera

Periksa bodi kamera karena bodi kamera merupakan elemen penting dalam kamera. Jangan biarkan Anda membeli kamera dengan tubuh yang cacat atau rusak.

  • Kondisi kamera di dalam

Apakah ada bagian yang sudah retak, tergores atau cacat lainnya.

  • Slot Kartu Memori

Pastikan slotnya masih berfungsi, tidak kotor dan lainnya

  • Slot baterai

Periksa slot dan baterai masih berfungsi. Dan juga periksa baterainya masih bagus dan tidak bocor.

 

  • Flash Internal

Periksa apakah masih bisa menyala atau tidak dan juga periksa hotshoe (slot untuk flash eksternal)

  1. Tes Fungsi Kamera

Jangan lupa untuk memeriksa fungsi-fungsi pada kamera. Jangan menyesal pada akhirnya:

  • Tes Pixel

Pastikan tidak ada piksel mati. Artinya, satu atau beberapa kesalahan fungsi piksel menyebabkan bintik-bintik hitam muncul di foto. Kerusakan ini banyak terjadi pada kamera bekas yang telah digunakan sejak lama.

  • AF atau Fokus Otomatis

Memeriksa itu cukup mudah. Cukup dengan mencoba membidik gambar menggunakan fokus otomatis. Jika AF masih bekerja dengan baik, maka motor akan secara otomatis fokus pada lensa pada objek yang kita tuju.

  • Lensa kamera

Pastikan lensa kamera tidak kotor dan berjamur. Periksa juga dudukan lensa atau biasa disebut bantalan lensa apakah masih berfungsi atau tidak

  • Tombol kamera

Periksa apakah tombol masih lengkap dan tidak hilang dan masih berfungsi

  • Sensor Kamera

Periksa dengan melihatnya secara langsung dengan membuka lensa atau dapat melihatnya melalui jendela bidik

 

  1. Pemeriksaan Shutter Count

Shutter count adalah jumlah pemotretan yang telah dipotret oleh tombol rana pada kamera. Dan pada DSLR ini jumlah Shutter memiliki usia rana. Setiap kelas kamera memiliki daya tahan rana yang berbeda.

  • kamera kelas pemula: 50.000 kali
  • kamera kelas profesional 100.000 kali

Kemudian belilah kamera bekas dengan sisa daya tahan yang masih banyak

  1. Periksa garansi (jika masih berlaku) dan kelengkapanya

Minta garansi (jika masih ada) ke penjual atau toko tempat Anda membeli kamera. Selain garansi, minta juga kardus, charger, kabel dan peralatan lainnya.

Itulah pembahasan mengenai Cara Membeli Kamera Digital Yang Bekas Biar Tidak Kecewa. Dan jangan lupa untuk mengecek spek kamera. Semoga bermanfaat ya

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 7 =

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker